Terapi Suara Bisa Latih Otak Abaikan Suara Berdenging di Telinga

Pernahkah Anda mengalami tiba-tiba mendengar suara dengingan sulit dijelaskan yang sumbernya seperti ada di dalam telinga? Kondisi ini disebut tinnitus dan menurut pendapat ahli umumnya disebabkan karena ada kerusakan pada sel sensor rambut halus di telinga.

Tingkat keparahan tinnitus bisa bervariasi untuk tiap orang apakah hanya sesaat atau jangka panjang saat sudah menjadi kronis. Bila sudah demikian tinnitus bisa sangat mengganggu memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Terkait hal tersebut studi terbaru membuktikan bahwa terapi suara cukup efektif untuk melawan gejala tinnitus. Dipublikasi dalam jurnal Audiology eksperimen pada 60 pasien menunjukkan dengan sengaja mendengar suara tertentu selama tidur seseorang bisa mengurangi sensitivitasnya terhadap dengingan.

Pemimpins studi Sarah Theodoroff menjelaskan eksperimen dilakukan dengan membagi pasien jadi tiga kelompok. Kelompok pertama tidur sambil memakai earphone mendengarkan suara yang mirip dengan keluhan dengingannya, kelompok kedua memakai earphone yang bisa diset suara yang diinginkan, dan kelompok terakhir tidur sambil mendengarkan suara mesin.

Hasilnya setelah tiga bulan semua pasien melaporkan keluhan tinnitus jadi lebih baik. Hal ini terutama berlaku pada kelompok pertama yang mendengarkan suara dengingan saat tidur.

“Dengan mendengarkan suara-suara ini, tujuannya adalah untuk melatih otak agar menghiraukan tinnitus,” ujar Sarah seperti dikutipd dari Reuters, Selasa (23/1/2018).

“Studi ini memberi dukungan tambahan pada bentuk terapi suara yang selama ini digunakan untuk mengurangi keluhan tinnitus,” lanjutnya.

Apa yang menyebabkan kerusakan pada sel sensor di telinga sendiri bisa karena seseorang terlalu sering terpapar oleh suara keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *