Saham Batu Bara Membara, Lima Industri Andalan Investasi Rp258 Triliun

Berita tentang sejumlah sekuritas yang menaikkan target harga saham-saham di sektor pertambangan batu bara tahun ini serta rencana investasi lima subsektor industri andalan menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Senin (5/2/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Saham Batu Bara Membara. Sejumlah sekuritas menaikkan target harga saham-saham di sektor pertambangan batu bara pada tahun ini, seiring dengan semakin membaiknya harga jual di pasar global. (Bisnis Indonesia)

Kinclong di Awal 2018. Indeks Bisnis-27 kembali mencatatkan kinerja prima di awal tahun ini, melanjutkan tren yang terjadi sepanjang tahun lalu dan menembus level tertinggidalam 5 tahun terakhir. (Bisnis Indonesia)

PDB Diperkirakan Tak Sampai 5,2%. Mayoritas ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2017 hanya berkisar 5,10% atau sedikit meleset dari target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam APBNP 2017 sebesar 5,2%. (Bisnis Indonesia)

Kredit Perbankan Ditantang Pasar Modal. Penyaluran kredit perbankan mendapat pesaing tangguh dari pendanaan di pasar modal. Tren pencarian dana dari pasar modal yang tumbuh tinggi bisa menggerus pertumbuhan kredit perbankan dalam negeri. (Kontan)

Lima Industri Andalan Investasi Rp258 Triliun. Sebanyak lima subsektor industri andalan, yakni kimia, farmasi, tekstil, makanan dan minuman (mamin) olahan, dan logam dasar bakal berinvestasi Rp258,5 triliun tahun ini. Investasi tersebut bakal mendongkrak pertumbuhan industri pengolahan nonmigas (manufaktur) pada 2018 menjadi 5,67%. (Investor Daily)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *