PRSI Jadikan Test Event sebagai Seleksi Atlet Pelatnas Asian Games

Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menjadikan test event akuatik sebagai ajang seleksi atlet pelatnas menuju Asian Games 2018. Jika ingin lolos, atlet harus masuk 8 besar Asia.

PRSI sejauh ini telah mempelatnaskan delapan atlet, yang terdiri dari I Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel, Indra Gunawan, Triadi Fauzy Siddiq, Glenn Victor, Ricky Anggawijaya, Aflah Fadlan Prawira, dan Azzahra Permatahani.

Para perenang nasional itu berlatih di Bali, kecuali Gagarin Nathaniel Yus. Gagarin, yang punya spesialis gaya dada itu, berlatih di Jakarta bersama Marifa Herman Yus.

Menjelang Asian Games, PRSI berencana menyeleksi kembali atlet-atletnya. Nah, salah satunya dalam test event yang digelar di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, pada 5-15 Desember mendatang.

“Selain untuk melatih panitia pelaksana, event ini juga sebagai ajang seleksi untuk menentukan tim pelatnas untuk Asian Games 2018 sekaligus persiapan untuk SEA Games 2019. Untuk itu kami juga ingin yang junior bisa disiapkan dua tahun lagi,” kata Wakil Ketua Umum PRSI Harlin E Rahardjo kepada pewarta Senin (4/12/2017).

PRSI menetapkan hanya perenang yang masuk final test event Asian Games yang berhak mendapatkan kuota pelatnas renang. Pertimbangan ini berdasarkan hitungan masing-masing negara yang hanya diwakili dua atlet di setiap nomornya.

“Jadi minimal mereka harus masuk 8 besar Asia. Maksudnya, setiap nomor masing-masing diwakili dua atlet maka yang masuk final akan terpilih masuk pelatnas,” Harlin menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PRSI Wisnu Wardhana berharap atlet tuan rumah bisa mempersiapkan diri semaksimal mungkin agar PRSI dapat melihat dan mengukur prestasi mereka.

“Karena tim Asian Games ini jauh lebih berat ketimbang SEA Games. Seleksi SEA Games ini juga sebaagai pantauan kami untuk atlet pelapis dua dan atlet muda yang ikut Asian Games karena pelatnas tidak boleh berhenti. Jadi pelatnas itu harus berjalan terus supaya tidak ada gap prestasi,” imbuh Wisnu.

“Selain itu, kami akan koordinasi dengan Kemenpora serta KONI untuk mempersiapkan anggaran atlet. Semoga Januari ini seluruh atlet pelatnas telah terbentuk dan dapat melakukan training camp,” ujarnya.

Cabang renang rencananya akan training camp ke Amerika dan Australia, renang indah berencana ke Jepang, polo air ke Serbia, dan cabang loncat indah akan melakukan latihan di China.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *