Perundingan Dagang Kemitraan Trans Pasifik Sepakati Kerangka Kerja

Da Nang Para anggota KemitraanTrans PasifikTPP telah menyetujui sebuah kerangka kerja untuk menghidupkan kembali usulan kesepakatan perdagangan, menyusul penarikan diri AS pada awal tahun.

Pertemuan yang digelar disela KTT APEC di Vietnam, menyisakan sebelas negara dalam TPP mengeluarkan pernyataan bersama yang menyebutkan komitmen mereka terhadap perdagangan bebas dan terbuka.

Kanada dituduh mengulur waktu, namun menteri perdagangannya FranoisPhilippe Champagn mengatakan telah mencapai sejumlah kemajuan.

Dia juga membantah Perdana Menteri Justin Trudeau telah dengan sengaja melewatkan pertemuan pemimpin negara yang tergabung dalam TPP pada Jumat dan menyatakan ketidakhadirannya karena masalah dalam penjadwalan.

“Tidak pernah ada niat untuk tidak hadir dalam pertemuan apapun,” kata dia.

Apa itu Kemitraan Trans Pasifik?

Pada awal pekan ini Trudeau mengatakan bahwa Kanada tidak akan terburuburu untuk terlibat dalam kesepakatan TPP yang baru.

Delegasi negara itu mengatakan masalah hak tenaga kerja dan lingkungan akan menjadi pilar yang penting dalam kesepakatan baru, tetapi menambahkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

Pejabat Kanada mengatakan Kanada bukan merupakan satusatunya negara yang ingin agar lebih banyak waktu untuk menyelesaikan kesepakatan itu.

Negara lain yang bekerja untuk kesepakatan itu adalah Australia, Cile, Selandia Baru, Brunei, Singapura, Jepang, Malaysia, Meksiko, Peru dan Vietnam.

Bagaimanapun, analis mengatakan bahwa pakta perdagangan tanpa akses ke AS yang merupakan pasar yang besar kurang menarik bagi sejumlah negara.

Presiden AS Donald Trump mundur dari kesepakatan TPP yang semula berjumlah 12 negara pada Januari lalu.

Upaya untuk menghidupkan TPP, akan meliputi 40% ekonomi global dipimpin oleh menteri perdagangan dari Jepang, Australia dan Selandia Baru.