Masihkah Keperawanan Penting dalam Pernikahan?

KEPERAWANAN dan keperjakaan kini sepertinya menjadi hal langka. Jika dulu orang-orang yang belum resmi menikah dapat dipastikan masih perawan dan perjaka, sekarang belum tentu.

Wanita dan pria yang masih single bisa jadi sudah tidak perawan dan perjaka lagi. Pergaulan bebas, rendahnya pengawasan orangtua, kontrol masyarakat yang seolah mati suri, dan hilangnya nilai-nilai moral serta agama membuat muda-mudi mengabaikan harga diri mereka. Maka, masih pentingkah menjaga keperawanan dan keperjakaa

Anna Surti Ariani, SPsi, MSi, Psi., selaku psikolog keluarga dan remaja menyatakan, hal itu tergantung ditinjau dari sisi apa. Jika dari nilai-nilai budaya dan agama tentu sangat penting tetapi bagi orang-orang modern, tidak perawan atau perjaka sebelum menikah itu wajar saja, mungkin karena gaya hidup.

“Mereka yang menganggap tidak perawan dan perjaka adalah hal biasa, maka tidak mempermasalahkan ketika mendapat pasangan yang ‘segelnya’ sudah lepas saat menikah. Namun, bagi yang mempertahankan nilai-nilai moral. Mereka akan marah dan kecewa ketika tahu pasangannya sudah tidak perawan atau perjaka,” ujar Anna Surti

n sebelum menikah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *