Marsekal Hadi Panglima, DPR Siap Dukung Penuh Anggaran TNI

Komisi I DPR telah menyetujui penunjukan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan memastikan pihak legislatif akan mendukung penuh anggaran untuk TNI.

Menurut Taufik, pimpinan DPR memantau fit and proper test Marsekal Hadi di Komisi I DPR, Rabu (6/12). Dia pun punya harapan khusus kepada Hadi yang kini masih menjabat sebagai KSAU itu.

“Kami harapkan Marsekal Hadi segera modernisasi alatusista, khususnya pesawat tempur karena belum mencukupi di matra udara kita,” ujar Taufik dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (7/12/2017).

Selain itu, Marsekal Hadi juga diminta meningkatkan kesejahteraan prajurit-prajurit TNI. Menurut Taufik, terutama yang berada di wilayah perbatasan.

“Karena itu sejalan dengan apa yang diharapkan presiden. Setelah revitalsiasi tapal batas, harus diisi dengan kesejahteraan prajurit TNI,” ucapnya.

Marsekal Hadi juga diminta untuk memenuhi target-target dalam rencana strategis (renstra) untuk pemenuhan minimum essential force (MEF) atau kekuatan minimal TNI. DPR disebut akan memberi dukungan dalam anggaran dengan koordinasi bersama pihak eksekutif, dalam hal ini Kementerian Keuangan.

“Renstra TNI, MEF yang ditargetkan terpenuhi pada 2024, kebutuhan minimal prajurit dalam pertahanan keutuhan dan kesatuan NKRI harus jadi prioritas. Kami dukung sepenuhnya,” tutur Taufik.

“Terutama saya sebagai Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, kita akan lakukan langkah-langkah koordinasi dengan kawan-kawan di Komisi XI, Banggar, dan Komisi I sebagai mitra TNI. Tentu kami akan koordinasi dengan kemenkeu,” imbuh politikus PAN itu.

Taufik sekali lagi menegaskan, DPR akan memberi dukungan agar TNI dapat bekerja maksimal. Dia akan berusaha memenuhi janji itu sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kami dukung sepenuhnya agar MEF terpenuhi, itu akan jadi keputusan bersama DPR. Kami akan supporting anggaran, karena soal itu ada di bawah koordinasi saya bersama kemenkeu,” janji Taufik.

Kemudian dia juga meminta agar Marsekal Hadi bisa adil kepada seluruh matra yang ada di TNI. Jangan karena berasal dari matra udara, kata Taufik, Hadi lantas menganakemaskan TNI AU.

“Harus jadi milik TNI AD danTNI AL juga, harus sama semuanya,” tegas dia.

Selain itu, Taufik juga berharap agar Marsekal Hadi bisa memastikan netralitas prajurit TNI. Ini karena sebentar lagi Indonesia akan memasuki masa-masa pelaksanaan pilkada dan pemilu.

“Kami berharap agar Panglima TNI, sesuai dengan salah satu hasil fit and proper test, dalam menghadapi tahun-tahun politik mendatang harus netral, tidak boleh ikut politik praktis. Tapi dalam politik menjaga kesatuan dan persatuan TNI, dan mengayomi masyarakat,” sebut Taufik.

Seperti diketahui Marsekal Hadi mendapat persetujuan DPR untuk ‘naik jabatan’. Persetujuan Komisi I akan dibawa ke paripurna DPR hari ini untuk hasilnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Setelah melaksanakan proses uji kepatutan dan kelayakan, Komisi I DPR memberikan persetujuan terhadap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI,” terang Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari di ruang rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *