Laut dan Gunung Purba Ditemukan di Mars, Bukti Adanya Kehidupan?

California Sebuah penemuan menakjubkan kembali diperlihatkan oleh Mars. Kali ini, permukaan planet merah itu menunjukkan kemungkinan, pada masa lalu ada kehidupan yang pernah berkembang di dasar laut yang luas.

Kemungkinan tersebut bertolakbelakang dengan kondisi planet yang sekarang tandus.

Para ahli memeriksa gambar yang diambil oleh Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) yang menunjukkan deposit mineral di atas dasar yang diduga lautan purba.

Deposit mineral itu dianggap sebagai sisasisa gunung berapi bawah laut, berusia hampir empat miliar tahun, yang memberikan kondisi ideal bagi organisme sederhana untuk berkembang. Demikian seperti dikutip dari Daily Mail.

Periset di NASA mengatakan, penemuan tersebut menghasilkan petunjuk tentang kemungkinan adanya kehidupan. Jika dibandingkan dengan Bumi, lingkungan serupa diyakini telah menyebabkan munculnya bentukbentuk kehidupan paling awal.

Periset menggunakan MRO untuk memeriksa basin di wilayah yang disebut Eridania, di sisi selatan planet merah.

Mereka percaya bahwa deposit di situ dibentuk oleh air hangat dari bagian aktif vulkanik kerak planet itu.

Para ahli memperkirakan aktivitas hidrotermal menciptakan gundukan mineral di dasar laut pada sekitar 3,7 miliar tahun yang lalu.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Paul Niles dari NASA Space Center NASA, di Houston, Texas mengatakan, “Andai pun kita tidak pernah menemukan bukti bahwa telah ada kehidupan di Mars, situs ini dapat memberi tahu kita tentang jenis lingkungan yang mirip di mana kehidupan dimulai di Bumi.”

“Aktivitas vulkanik dikombinasikan dengan air memberikan kondisi yang kemungkinan serupa dengan kondisi yang ada di Bumi pada waktu yang hampir bersamaan, saat kehidupan awal berkembang di sini.

“Situs ini memberi kita cerita yang menarik tentang laut yang dalam, berumur panjang, dan lingkungan hidrotermal laut dalam.”

Temuan ini menguak lingkungan hidrotermal laut dalam di dunia lain, yang mirip dengan di Bumi, di mana makhluk bisa berkembang tanpa atmosfer atau permukaan yang hangat.

Mars saat ini tidak memiliki air atau aktivitas gunung berapi.

Basin Eridania

Periset memperkirakan laut Eridania kuno memiliki sekitar 50.000 mil kubik (210.000 kubik km) air.

Jumlah itu sepadan dengan semua danau dan lautan lainnya di Mars kuno digabungkan. Atau sekitar sembilan kali lebih banyak daripada gabungan keseluruhan danaudanau di Great Lakes di Amerika Utara.

Campuran mineral yang diidentifikasi dari data spektrometer, termasuk serpentin, talek dan karbonat, serta bentuk dan tekstur lapisan batuan dasar yang tebal, menyebabkan pengidentifikasian deposit hidrotermal yang mungkin terjadi.

Daerah tersebut memiliki aliran lava yang terjadi setelah lenyapnya lautan.

Para peneliti mengatakan kondisi itu sebagai bukti bahwa basin itu adalah area kerak Mars di mana dahulu ada aktivitas vulkanik di bawah laut.