Kena Sanksi, Umuh Muchtar Siap Ajukan Banding

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, bakal mengajukan banding atas sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang melarangnya beraktivitas dalam sepak bola di lingkungan PSSI selama enam bulan ke depan.

Umuh dinilai jadi pemicu tersendatnya laga Persija kontra Persib, Jumat (3/11/2017) lalu. Dari “kacamata” Komdis PSSI, komunikasi Umuh dengan pemain Persib dianggap sebagai provokasi agar pemain menghentikan laga sebelum peluit panjang ditiupkan.

“Kalau benar, saya harus buat sanggahan, saya harus banding, harus adil kalau saya benar memberhentikan (pertandingan),” ucap Umuh sewaktu ditemui di kediamannya, Jalan Ibrahim Adjie.

Saat ini, kata Umuh, pihak PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sedang mempersiapkan materi banding.

“Sudah disiapkan, saya tinggal tanda tangan, sedang diurus Pak Kuswara (Komisaris PT PBB). Saya ingin tahu di mana kesalahan saya,” ucapnya.

Umuh juga akan menyertakan bukti rekaman video pertandingan dalam materi sanggahannya untuk Komdis PSSI.

Dok. Persib Wasit asal Australia, Evans Shaun, memberikan kartu merah kepada bek Persib Bandung Vladimir Vujovic dalam pertandingan Liga 1 melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11/2017).

“Jelas dong ada rekaman, di mana letak saya, di mana letak pemain, (bukti) cukup kuat semua orang lihat di televisi, jutaan orang menyaksikan,” tuturnya.

Umuh secara tegas tak menerima sanksi itu. Sebab, ia merasa tak ada upaya komunikasi dari wasit saat para pemain dikumpulkan untuk berdiskusi.

“Enggak ada peringatan, saya juga tahu aturan, konyol kalau saya meminta pemain berhenti,” kata Umuh,” ujarnya.