Ingin Investasi Deposito, Begini Cara Menghitung Bunganya

Ketika menarik uang deposito, pemotongan pajak akan diberlakukan. Ternyata pajak ini diberlakukan pada suku bunga deposito yang Anda miliki. Jika deposit Anda memiliki suku bunga yang besar, maka pajaknya pun semakin tinggi.

Agar tak penasaran, Anda bisa menghitung sendiri pajak deposito. Pajak deposito ini sebesar 20 persen jika besar tabungan lebih dari Rp 7,5 juta. Hal ini sesuai dengan ketetapan dari Direktur Jenderal Pajak.

Contohnya, Anda akan dikenai pajak sebesar 5 persen (ketetapan bank) tiap tahunnya saat memiliki tabungan sebanyak Rp 100 juta. Maka perhitungannya sebagai berikut.

Bunga deposito per tahun = Rp 100.000.000 x 5% = Rp 5.000.000

Bunga deposito per bulan = Rp 5.000.000 : 12 bulan = Rp 416.667 per bulan

Pajak bunga deposito per bulan = Rp 416.667 x 20% = Rp 83.333 per bulan

Pajak bunga deposito per tahun = Rp 83.333 x 12 bulan = Rp 999.996

Namun, perhitungan ini akan berbeda kalau Anda punya tabungan sebesar Rp 50 juta.

Penghitungannya bisa dilakukan seperti rincian berikut ini.

Bunga deposito per tahun = Rp 50.000.000 x 5% = Rp 2.500.000

Bunga deposito per bulan = Rp 2.500.000 : 12 bulan = Rp 208.333

Pajak bunga deposito per bulan = Rp 208.333 x 20% = Rp 41.666 per bulan

Pajak bunga deposito per tahun = Rp41.666 x 12 bulan = Rp499.992

Melihat skema perhitungan di atas dapat disimpulkan makin besar bunga deposito maka makin tinggi pajaknya.

Dan juga, kalau jumlah tabunganmu makin banyak makan akan diikuti dengan tingginya suku bunga.

Tak hanya pajak bunga, lakukan cara ini untuk menghitung suku bunga untuk tabungan sejumlah Rp 100 juta.

Suku bunga per bulan = Rp 416.667 Rp 83.333 = Rp 333.334

Suku bunga per tahun = Rp 5.000.000 Rp 999.996 = Rp 4.000.00

Inilah suku bunga untuk tabungan sebesar Rp 50 juta. Dengan uang sebesar ini, kamu bisa dapat keuntungan sebesar Rp 166.666 tiap bulannya atau plus suku bunga per tahun sebanyak Rp 2.000.008.

Suku bunga per bulan = Rp 208.333 Rp 41.667 = Rp 166.666

Suku bunga per tahun = Rp 2.500.000 Rp 499.992 = Rp 2.000.008

Pentingnya mengetahui peraturan pajak

Ada satu cara untuk terhindar dari pembayaran pajak yaitu mencari bank yang mau menerima tabungan di bawah Rp 7,5 juta.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.131 tahun 2000, Anda tak perlu bayar pajak jika nilai tabungan Anda masih di bawah angka Rp 7,5 juta. Namun, jika tak memungkinkan, Anda harus tetap membayar pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Nantinya, uang pajak toh juga akan kembali ke rakyat.

Jadi bisa dihitung sebagai salah satu cara untuk mendukung kemajuan negara. Nah, inilah beberapa hal yang perlu Anda tahu tentang suka bunga deposito beserta pajaknya.

Anda bisa menghitungnya lebih mudah dengan memakai kalkulator bunga deposito yang tersedia secara online. Semoga sukses investasi depositonya.