Bentrokan di Yaman Tewaskan Mantan Presiden, dan Bakar Gedung Kedubes Iran

Bentrokan pecah di Yaman menewaskan Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

Pasukan pemberontak Houthi telah menyerbu kediaman Saleh di Sanaa dan mendapat serangan udara dari pasukan koalisi Arab Saudi.

Bentrokan itu juga membuat kebakaran yang melalap kedutaan besar Iran di Sanaa.

Api meluas ketika kedutaan diserang dengan senjata berat, dengan 20 staf kedutaan yang terjebak di dalam gedung tersebut.

Berikut lima berita terpopuler lainnya sepanjang Senin (4/12/2017) hingga Selasa (5/12/2017) pagi.

1. Mantan Presiden Yaman Dikabarkan Terbunuh dalam Pertempuran di Sanaa

Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dikabarkan menjadi salah satu korban tewas dalam penyerangan di ibu kota Yaman, Sanaa.

Kabar tersebut berhembus menyusul sebuah video yang menampilkan sosok jasad yang diduga Saleh beredar luas di dunia maya pada Senin (4/12/2017).

2. Bentrokan Pecah di Yaman, Gedung Kedubes Iran Terbakar

Kebakaran melalap kedutaan besar Iran di Sanaa, Yaman, pada Minggu (3/12/2017), akibat bentrokan antara kelompok Houthi dan loyalis mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh.

Kedubes itu terletak di dekat dengan istana kepresidenan dan dekat dengan kediaman salah satu putra Saleh, di barat daya Sanaa.

Sebanyak lebih 100 mayat terlihat memenuhi jalanan menuju kompleks diplomatik di area Hadda.

3. Korut: Provokasi AS-Korsel Bisa Mengakibatkan Perang Nuklir

Korea Utara mengecam latihan militer gabungan yang dilakukan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

AS dan Korsel menggelar latihan dengan sandi “Vigilant Ace” di Semenanjung Korea mulai Senin (4/12/2017) hingga Jumat (8/12/2017).

Latihan itu melibatkan 230 jet tempur dari AS dan Korsel.

4. Paus Fransiskus Buka Suara tentang Sikap Bungkamnya di Myanmar

Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus buka suara mengapa dia sama sekali tidak menyebut ” Rohingya” ketika berkunjung ke Myanmar pekan lalu.

Selama lawatannya ke Myanmar 27-30 November, Fransiskus sama sekali tidak mengucapkan kata “Rohingya”.

Dia menggantinya dengan kalimat “penghormatan terhadap setiap etnis dan identitasnya di Myanmar” serta “krisis kemanusiaan yang tengah terjadi di negara tersebut”.

5. Anggota Gay Parlemen Australia Lamar Pasangannya di Tengah Sidang

Seorang anggota parlemen Australia meminang pasangan sesama jenisnya di tengah sidang pembahasan undang-undang yang melegalkan pernikahan sejenis.

Awalnya Tim Wilson akan berpidato ketika sidang dimulai, kemudian dia melamar kekasihnya yang duduk di kursi pengamat.

Lamaran yang diajukan Wilson langsung menuai tepuk tangan dari anggota parlemen yang hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *