Badai ‘Bom Siklon’ di AS, 4 Tewas dan Air Terjun Niagara Membeku

Badai bom raksasa atau bom cyclone melanda wilayah Pantai Timur Amerika Serikat. Salju tebal dan dingin menyebabkan 4 orang meninggal dan air terjun rakasasa Niagara membeku.

Bom cyclone melanda Pantai Timur AS pada Kamis (4/1) waktu setempat. Badai ini menyebabkan kondisi ‘jalanan’ di Pantai Timur AS berbahaya.

Dilansir AFP, Jumat (5/1/2018), empat orang tewas dilaporkan meninggal dunia di negara bagian tenggara Carolina Utara. Di daerah tersebut, jalan-jalan cukup mencekam.

Gelombang dingin yang mencengkeram di sebagian wilayah AS pun dilaporkan telah menyebabkan puluhan orang lainnya meninggal dunia. Akibat cuaca ekstrem di AS, ribuan penerbangan dibatalkan dan sekolah-sekolah ditutup di banyak lokasi. Hal tersebut lantaran salju menumpuk di jalan dan badai salju yang terus berlanjut.

AFP juga melaporkan, air terjun Niagara yang berada di perbatasan AS dan Kanada membeku. Ini dikarenakan temperatur yang rendah di Utara New York. Menurut National Weather Service, diperkirakan badai masih akan terus berlangsung hingga Jumat ini.

Bom siklon sendiri merupakan julukan dari sebuah fenomena yang dikenal sebagai bomogenesis. Ini terjadi saat penurunan tajam tekanan atmosfer dan kemudian meningkat dengan cepat sehingga melepaskan angin badai.

Akibat bencana ini, warga AS di sepanjang Pantai Timur menghadapi potensi pemadaman listrik pada suhu beku yang sangat dingin. Sejauh ini mereka yang terdampak adalah sekitar 24 ribu orang di Virginia, 9.000 di Massachusetts, dan ribuan lainnya di Georgia, South Carolina serta Florida.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *