Aktivitas Gunung Agung Bisa Dipantau via Live Streaming

Jakarta Operator seluler Telkomsel menyiarkan pemantauan langsung aktivitas erupsi Gunung Agung, Bali, melalui tayangan live streaming.

Telkomsel menggunakan CCTV di dua lokasi berbeda untuk memantau aktivitas Gunung Agung. Lokasi CCTV pertama berada di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Sementara, CCTV kedua berlokasi di Site Bukit Asah Kabupaten Karangasem, Bali.

Dalam keterangan live streaming tersebut, disebutkan citra Gunung Agung akan terlihat cukup jelas pada rentang waktu pagi hingga sore hari (antara pukul 06.00 hingga 18.00 Wita) saat cuaca cerah.

Sebelumnya, pada Senin pagi, status Gunung Agung dinaikkan dari Siaga atau level 3 menjadi Awas (level 4) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Akibatnya, Bandara Internasional Ngurah Rai pun ditutup selama 24 jam mulai Senin.

Pada Senin pagi, kawah Gunung Agung Bali, pada Senin pagi masih ditutupi asap tebal setinggi 3.000 meter. Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meningkatkan radius zona bahaya menjadi 810 km.

Kendati demikian, ada beberapa antisipasi yang perlu diperhatikan masyarakat yang tinggal di radius 10 kilomoter dari titik bencana.

“Kami mengimbau masyarakat bisa mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker. Kedua, harus rajin mengurangi pasir yang ada di atap (genting),” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jakarta Timur.